Oleh : Ust. Abu Hudzaifah Al Atsary, Lc
Menurut penafsiran/terjemahan mereka (ahlul Bid’ah), Kullu itu bukan berarti semuanya/setiap.
Tapi kullu mereka terjemahkan = sebagian/sebagian besar. Jadi…
KULLU DHOLAALATIN FIN NAAR = sebagian besar dholalah ke neraka.
Berarti ada sebagian kecil dholalah yang masuk surga….
bener kan?….
Kalau gitu kita minta kepada mereka untuk kasih contoh dong amalan dholalah yang bisa bikin masuk surga?
Allahul musta’an.
Sebagian Ahlul bid’ah kadang berhujjah dengan mengatakan bahwa lafazh ‘kullu bid’atin dholalah’ (semua bid’ah itu sesat) dalam hadits yang masyhur itu tidak benar-benar berarti ‘semua’ tanpa kecuali. Mereka mengqiyaskannya dengan...
Terkabulnya Do’a ‘Abdulloh bin Jahsy dan Sa’ad bin Abi Waqqosh
at
13.48
0
comments
Labels:
kisah sahabat

Perang Uhud tiba, ‘Abdulloh bin Jahsy dan kawannya Sa’ad bin Abi Waqqosh dalam perang ini mempunyai cerita yang tidak terlupakan. Biarkan kesempatan ini kita berikan kepada Sa’ad, biar beliau sendiri yang menyampaikan ceritanya dan cerita kawannya.
Sa’ad bin Abi Waqqosh berkata, “Di perang Uhud, aku bertemu dengan ‘Abdulloh bin Jahsy, dia berkata, “Berdo’alah kepada Alloh.” Aku menjawab, “Ya.” Lalu kami menepi di suatu tempat, aku berdo’a kepada Alloh, aku berkata dalam do’aku, “Yaa Robbi, jika aku bertemu musuh maka pertemukan aku dengan seorang laki-laki yang kuat lagi berani, aku akan melawannya dan dia akan melawanku, kemudian limpahkan kemenangan kepadaku sehingga aku bisa membunuhnya...


Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul Wahab Rahimahulloh berkata dalam kitabnya qawa'idul Arba'ah memberikan isyarat akan hal ini.... Beliau rahimahulloh berkata:
"Saya
memohon kepada Allah
Yang Maha Pemurah,
Tuhan Pemilik Arsyi
Yang Agung
untuk menjadikanmu wali
di dunia dan
akhirat, dan memberkahimu dimana saja kamu berada.
Dan (saya memohon) Dia menjadikanmu
seseorang yang ketika diberi dia bersyukur, ketika dicoba dia bersabar, dan
ketika berdosa dia memohon ampun kepada
Allah. Karena sesungguhnya ketiga karakteristik ini adalah tanda-tanda orang yang berbahagia.
Penjelasan oleh Dr....

KUPAS TUNTAS SENAM PERNAPASAN TENAGA DALAM
at
02.58
0
comments
Labels:
kedigdayaan,
Olah Nafas,
tenaga dalam
Sudah terlalu banyak praktisi tenaga dalam yang ketika diruqyah ternyata ada khodam jin dalam diri mereka sebagai akibat dari mereka melatih senam pernapasan tenaga dalam. Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tuntas hakikat tenaga dalam berdasarkan pengalaman saya selama dahulu mempelajarinya dan tinjauan syar’i dari sisi syari’at untuk membongkar habis penyimpangan dan kesesatan tenaga dalam. Berikut ini pembahasannya
Pembahasan
Ada berbagai macam teori yang dibuat agar tenaga dalam dapat diterima pada berbagai lapisan masyarakat. Selama saya dahulu mendalami senam pernapasan tenaga dalam ada dua konsep teori yang melingkupi tenaga dalam. Pertama para praktisi tenaga...

SURURIYAH (edisi lengkap) oleh: Asy-Syaikh Muqbil Al Wadi'i -Rahimahullah-
at
13.12
0
comments
Labels:
manhaj,
surury
بسم الله الرحمن الرحيم
Kapan seseorang (boleh) dicap misalnya dengan (lebel) sururi atau turatsi?
Tanya-jawab bersama: Asy-Syaikh Muqbil Al Wadi’i –Rahimahullah
Tanya-jawab ini berlangsung di masjid Darul Hadits Dammaj pada tanggal 31 Mei 1999 Masehi
Tanya: Kapan seseorang (boleh) dicap misalnya dengan (lebel) sururi atau turatsi, kemudian apabila seseorang dicap dengan lebel demikian, apakah lebel ini berarti bahwa orang itu mubtadi’?
Jawab: Seseorang dicap dengan lebel sururi apabila ia mengetahui pendapat-pendapat Muhammad Zainul Abidin, ya (seorang) pimpinan sururiyah. Maka apabila seseorang mengetahui perkataan-perkataannya dan mengambilnya (sebagai ajaran)...

Langganan:
Postingan (Atom)